PERKEMBANGAN PEMIKIRAN EKONOMI PADA MASA PRA-KLASIK
A. Tentang Ekonomi
Istilah "merkantilisme" berasal dari kata merchant yang berarti "pedagang". Pemikiran kaum merkantilis menekankan pentingnya perdagangan bagi kerajaan melalui peningkatan pendapatan, bahkan memperoleh surplus. Pemikiran-pemikiran menurut kaum merkantilisme:
SUMBER:
Istilah Ekonomi pertama kali diperkenalkan oleh Xenophon (Yunani), dengan istilah Oikos dan Nomos. Sedangkan definisi ekonomi menurut Deliarnov:1995, "Salah satu cabang ilmu sosial yang khusus mempelajari tingkah laku manusia atau segolongan masyarakat dalam usahanya memenuhi kebutuhan yang relatif tak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang terbatas adanya."
B. Pemikiran-pemikiran Ekonomi Zaman Yunani Kuno
Pemikiran ekonomi pada zaman Yunani kuno di pelopori oleh tiga ahli terkenal dari Yunani, yaitu Xenophone, Plato, dan Aristoteles. Walaupun kita ketahui bahwa yang disbeut bapak ekonomi adalah Adam Smith, tapi yang merupakan pelopor dari pemikiran ekonomi pertama kali adalah Plato.
B. Pemikiran-pemikiran Ekonomi Zaman Yunani Kuno
Pemikiran ekonomi pada zaman Yunani kuno di pelopori oleh tiga ahli terkenal dari Yunani, yaitu Xenophone, Plato, dan Aristoteles. Walaupun kita ketahui bahwa yang disbeut bapak ekonomi adalah Adam Smith, tapi yang merupakan pelopor dari pemikiran ekonomi pertama kali adalah Plato.
1. Pemikiran Plato
Gagasan Plato tentang ekonomi yaitu:
- Timbul secara tidak sengaja dari pemikirannya terkait keadilan dalam sebuah negara ideal. Kemajuan tergantung pada pembagian kerja (Division of Labour) yang timbul secara alamiah dalam masyarakat.
- Plato menjelaskan adanya tiga jenis pekerjaan yang dilakukan oleh jenis manusia yang berbeda-beda pula, yaitu sebagai pengatur atau penguasa (filusuf), tentara (the guardians), dan pekerja (workers). Teori ini mirip dengan teori Adam Smith.
- Pembagian dan pengaturan seperti ini perlu, sebab Plato mengamati bahwa naluri manusia (nafsu) untuk memperoleh barang dan jasa sangat besar, jauh melibihi kebutuhan sewajarnya. Oleh sebab itu, menurut Plato, nafsu ini perlu di kekang. Secara merata, manusia perlu dan berkewajiban mengendalikan nafsu keserakahannya untuk memenuhi semua keinginan yang melebihi kewajaran.
Aristoteles merupakan murid dari Plato. Pemikirannya lebih maju dari gurunya, yaitu:
- Menurutnya, kebutuhan manusia tidaklah banyak, tetapi keinginan manusia relatif tidak terbatas.
- Dalam mengamati proses ekonomi, ia membedakan ke dalam dua cabang, yaitu kegunaan (use, oeconomia) dan keuntungan (gain, chrematistike). Dan dia lebih setuju dengan oeconomia dibanding dengan chrematistike.Karen dalam chrematistike, berdagang adalah aktivitas ekonomi yang tidak didorong oleh motif faedah (use), melainkan laba (gain). Sehingga menekankan lebih mengutamakan keuntungan daripada kegunaan.
- Merupakan orang pertama yang meletakkan pemikiran dasar tentang teori nilai dan harga .
Seperti yang sudah disingging sebelumnya, kata-kata ekonomi adalah "ciptaan" Xenophone, pemikirannya adalah:
- Memperkenalkan Istilah Ekonomi
- Meletakkan dasar bagi kaum Merkantilis
- Karya utamanya adalah On the Means of Improving the Revenue of the State of Athens, dalam buku tersebut, Xenophone menguraikan keuntungan kota Athena tanahnya subur, memiliki timbunan emas dan perak, memiliki pelabuhan, dan kaya akan hasil laut yang mengundang minat pedagang dan pengunjung. Perlu pelayanan yang baik karena mereka membayar upeti kepada Athena. Semakin banyak pedagang datang, pendapatan polis meningkat.
C. Pemikiran Kaum Skolastik
Pemikiran kaum Skolastik lebih menekankan pada hubungan
kehidupan manusia, khususnya pada ekonomi, dengan moral dan agama kristiani dan
pengaruh kuat dari ajaran gereja. Ciri utama dari aliran pemikiran ekonomi sholastik adalah kuatnya hubungan antara ekonomi dengan masalah etis serta besarnya perhatian pada masalah keadilan.
Pada zaman pertengahan (medieval), ajaran-ajaran gereja memang lebih dominan dibanding ekonomi, sehingga kontribusi khusus penulis-penulis medieval terhadap teknik teori ekonomi lemah. Asumsi-asumsi mereka adalah:
- Kepentingan ekonomi adalah sub-ordinat dari pengorbanan.
- Perilaku ekonomi merupakan salah satu aspek perilaku pribadi yang harus di kontrol, dan motif ekonomi di kecam. Pandangan gereja tentang perdagangan dapat di gambarkan oleh kalimat: "The merchant can scarcely or never pleased to God".
- St. Albertus Magnus (1206-1280): Pandangannya yang terkenal yaitu pemikirannya tentang harga yang adil dan pantas (just price), yaitu harga yang sama besarnya dengan biaya-biaya dan tenaga yang dikorbankan untuk menciptakannya.
- Thomas Aquinas (1225-1274): Dalam bukunya yang terkenal, Summa Theologica, Aquinas menjelaskan bahwa memungut bunga dari uang yang dipnjamkan adalah tidak adil sebab ini sama artinya dengan menjual sesuatu yang tidak ada.
Istilah "merkantilisme" berasal dari kata merchant yang berarti "pedagang". Pemikiran kaum merkantilis menekankan pentingnya perdagangan bagi kerajaan melalui peningkatan pendapatan, bahkan memperoleh surplus. Pemikiran-pemikiran menurut kaum merkantilisme:
- Setiap negara yang berkeinginan untuk maju harus melakukan perdagangan dengan negara lain.
- Sumber kekayaan negara akan diperoleh melalui "surplus" perdagangan luar negri yang akan diterima dalam bentuk emas atau perak.
- Kendali utama perekonomian dipegang oleh para pedagang.
Satu hal yang pantas dicatat selama era merkantilisme ialah tidak hanya perdagangan dan perekonomian yang maju pesat, perkembangan literatur juga meningkat pesat sekali. Kemajuan dalam tulisan-tulisan ekonomi maju, baik dalam jumlah maupun mutu.
Tokoh-tokoh merkantilisme sangat banyak, dan tidak mungkin diuraikan satu-persatu, beberapa diantaranya yang perlu diketahui adalah:
- Jean Boudin (1530-1596): Menurut Boudin, "bertambahnya uang yang diperoleh dari pedagangan luar negri dapat menyebabkan naiknya harga barang-barang. Selain itu kenaikan harga barang-barang bisa juga naik karna adanya sistem monopoli yang terjadi.
- Thomas Mun (1571-1641): Menurut Mun dalam bukunya England's Treasure by Foreign Trade or, The Balance of Our Forraign Trade is the Rule of Our Treasure (1664), Mun menulis: "oleh karena itu, untuk mendapatkan dan membungkus kekayaan dan harta kita adalah dengan cara perdagangan luar negri, dimana kita harus mengikuti peraturan ini, untuk menjual lebih banyak kepada orang asing setiap tahun dari pada yang kita konsumsi nilainya."
- David Hume (1711-1776): David Hume adalah teman dekat dari Adam Smith, mereka sering mendiskusikan pendapat-pendapat mereka bersama-sama. Hasil diskusi jelas akan mempengaruhi jalan pikiran masing-masing. Salah satu buku yang ditulis oleh Hume adalah: Of the Balance of Trade, membicarakan tentang harga-harga yang sebagian dipengaruhi oleh jumlah barang dan sebagian lagi ditentukan oleh jumlah uang.
Kaum Fisiokrat percaya bahwa sistem perekonomian juga mirip dengan alam yang penuh harmoni. Dengan demikian, setiap tindakan manusia dalam memenuhi kebutuhannya masing-masing juga akan selaras dengan kemakmuran masyarakat banyak. Pemikiran kaum fisiokrat
menekankan keserasian antara alam dengan perekonomian. Beri manusia kebebasan dan biarkan mereka melakukan yang terbaik bagi dirinya masing-masing. Pemerintah tidak perlu ikut campur tangan, dan alam akan mengatur semua pihak akan senang dan bahagia. Teori ini mirip dengan teori kebebasan milik Adam Smith. Dasar pemikiran dari Fisiokrat:
- Meyakini sistem perekonomin mirip dengan alam yang penuh harmoni.
- Tindakan manusia dalam memenuhi kebutuhan akan selaras dengan kemakmuran masyarakat.
- Cikal bakal ide Laissez faire-laissez passer yang dimana artinya: "biarkan semua terjadi, biarkan semua berlalu."
Menurut Quesnay, hukum ekonomi yang bersusaian dengan hukum alam ini menjadi alam, dalam hal ini tanah, sebagai satu-satunya sumber kemakmuran masyarakat. Termasuk pula di dalamnya kegiatan pertanian, peternakan, dan pertambangan. Dibandingkan pemikiran-pemikiran ekonmi para terdahulu, pemikiran Quesnay lebih maju.
Perkembangan Pemikiran Ekonomi (Deliarnov)
Komentar
Posting Komentar